Diskusi tentang Relasi Kuasa dalam Lingkungan Pesantren dan Kerentanannya terhadap Kasus Pelecehan Seksual

Sore hari di selasar Gedung Student Centre Kampus 2 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan terasa hangat dengan berkumpulnya sedulur-sedulur KPMDB Wilayah Pekalongan dalam agenda diskusi yang diselenggarakan oleh Divisi Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA). Diskusi kali ini mengangkat tema "Relasi Kuasa dalam Lingkungan Pesantren dan Kerentanannya terhadap Kasus Pelecehan Seksual", sebuah topik yang dekat dengan realitas sosial dan penting untuk dibahas secara kritis bersama.
![]() |
| "Dialog yang Menghidupkan Gagasan" |
Kegiatan dipantik oleh sedulur M. Zamzami Ainun dan dimoderatori oleh sedulur Nadila Aprilia P. yang memandu jalannya diskusi dengan santai namun tetap terarah. Dalam pemaparannya, sedulur Zamzami mengajak peserta untuk memahami bagaimana relasi kuasa yang terjadi di lingkungan pesantren dapat memengaruhi pola hubungan antara pihak yang memiliki otoritas dengan pihak yang berada di bawahnya. Relasi kuasa yang tidak diimbangi dengan mekanisme kontrol dan perlindungan yang baik berpotensi menimbulkan berbagai bentuk penyalahgunaan wewenang, termasuk terjadinya kasus pelecehan seksual. Selain membahas konsep relasi kuasa, diskusi juga menyoroti pentingnya membangun kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berpihak kepada korban. Peserta diajak melihat persoalan ini dari berbagai sudut pandang, mulai dari aspek budaya, pendidikan, hingga tanggung jawab bersama dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual.
Suasana diskusi berlangsung aktif dan penuh antusiasme. Pengurus maupun anggota KPMDB turut menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta pengalaman yang memperkaya jalannya pembahasan. Berbagai perspektif yang muncul menunjukkan bahwa isu ini tidak dapat dipandang secara sederhana, melainkan membutuhkan pemahaman yang komprehensif dan sikap kritis dari seluruh elemen masyarakat.
Sebagai output dari kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami konsep relasi kuasa dalam lingkungan pendidikan, meningkatkan kepekaan terhadap isu kekerasan seksual, serta menumbuhkan keberanian untuk membangun ruang yang lebih aman, inklusif, dan berkeadilan.
![]() |
| Duduk bersama, mencari solusi bersama. |
Diskusi ditutup dengan refleksi singkat dan dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen KPMDB Wilayah Pekalongan untuk terus menghadirkan ruang belajar yang kritis, reflektif, dan relevan dengan isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
✨ "Kesadaran lahir dari keberanian untuk berdiskusi, dan perubahan dimulai dari keberanian untuk peduli." ✨
Berdiskusi untuk Memahami, Bergerak untuk Mengubah.


Komentar
Posting Komentar